Dongeng Fabel: Cerita Si Kancil Kena Batunya !

.
Dongeng Fabel: Cerita Si Kancil Kena Batunya !
Angin yang berhembus semilir-semilir membuat penghuni hutan mengantuk. Begitu juga dengan Si Kancil. Untuk mengusir rasa kantuknya ia berjalan-jalan di hutan sambil membusungkan dadanya. Sambil berjalan ia berkata, "Siapa yang tak kenal Kancil. Si pintar, si cerdik dan si pemberani. Setiap masalah pasti selesai olehku". Ketika sampai di sungai, ia segera minum untuk menghilangkan rasa hausnya. Air yang begitu jernih membuat Kancil dapat berkaca. Ia berkata-kata sendirian. "Buaya, Gajah, Harimau semuanya binatang bodoh, jika berhadapan denganku mereka dapat aku perdaya".

Si Kancil tidak tahu kalau ia dari tadi sedang diperhatikan oleh seekor Siput yang sedang duduk di bongkahan batu yang besar. Si Siput berkata, "Hei Kancil, kau asyik sekali berbicara sendirian. Ada apa? Kamu sedang bergembira?". Kancil mencari-cari sumber suara itu. Akhirnya ia menemukan letak Si Siput. "Rupanya sudah lama kau memperhatikanku ya?". Siput yang kecil dan imut-imut. Eh bukan!. "Kamu memang kecil tapi tidak imut-imut, melainkan jelek bagai kotoran ayam". Ujar Si Kancil. Siput terkejut mendengar ucapan Si Kancil yang telah menghina dan membuatnya jengkel. Lalu Siputpun berkata, "Hai Kancil!, kamu memang cerdik dan pemberani karena itu aku menantangmu lomba adu cepat". Akhirnya mereka setuju perlombaan dilakukan minggu depan.


Setelah Si Kancil pergi, Siput segera memanggil dan Setelah Si Kancil pergi, Siput segera memanggil dan mengumpulkan teman-temannya. Ia meminta tolong teman-temannya agar waktu perlombaan nanti semuanya harus berada di jalur lomba. "Jangan lupa, kalian
bersembunyi di balik bongkahan batu, dan salah satu harus segera muncul jika Si Kancil memanggil, dengan begitu kita selalu berada di depan Si Kancil," kata Siput. Hari yang dinanti tiba. Si Kancil datang dengan sombongnya, merasa ia pasti akan sangat mudah memenangkan perlombaan ini. Siput mempersilahkan Kancil untuk berlari duluan dan memanggilnya untuk memastikan sudah sampai mana ia sampai. Perlombaan dimulai. Kancil berjalan santai, sedang Siput segera menyelam ke dalam air. Setelah beberapa langkah, Kancil memanggil Siput.


Tiba-tiba Siput muncul di depan Kancil sambil berseru, "Hai Kancil! Aku sudah sampai sini." Kancil terheran-heran, segera ia mempercepat langkahnya. Kemudian ia memanggil Si
Siput lagi. Ternyata Siput juga sudah berada di depannya. Akhirnya Si Kancil berlari, tetapi tiap ia panggil Si Siput, ia selalu muncul di depan Kancil. Keringatnya bercucuran, kakinya terasa lemas dan nafasnya tersengal-sengal. Ketika hampir finish, ia memanggil Siput, tetapi tidak ada jawaban. Kancil berpikir Siput sudah tertinggal jauh dan ia akan menjadi pemenang perlombaan. Si Kancil berhenti berlari, ia berjalan santai sambil beristirahat.
Dengan senyum sinis Kancil berkata, "Kancil memang tiada duanya." Kancil dikagetkan ketika ia mendengar suara Siput yang sudah duduk di atas batu besar. "Oh kasihan sekali kau Kancil. Kelihatannya sangat lelah, Capai ya berlari?". Ejek Siput. "Tidak mungkin!", "Bagaimana kamu bisa lebih dulu sampai,
padahal aku berlari sangat kencang", seru Si Kancil. "Sudahlah akui saja kekalahanmu," ujar Siput. Kancil masih heran dan tak percaya kalau aku dikalahkan oleh binatang yang lebih kecil darinya. Kancil menundukkan kepala dan mengakui kekalahannya. "Sudahlah tidak usah sedih, aku tidak minta hadiah kok. Aku hanya ingin kamu ingat satu hal, janganlah sombong dengan kepandaian dan kecerdikanmu dalam menyelesaikan setiap masalah, kamu harus mengakui bahwa semua binatang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi jangan suka menghina dan menyepelekan mereka", ujar Siput. Siput segera menyelam ke dalam sungai. Tinggallah Si Kancil denganrasa menyesal dan malu.


Hikmah :
Janganlah suka menyombongkan diri dan menyepelekan orang lain, walaupun kita memang cerdas dan pandai.


Sumber: http://dunianyaanakkita.blogspot.com/2010/04/si-kancil-kena-batunya.html Save as PDF

Setiap orang berhak mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, demi meningkatkan kualitas hidup dan demi kesejahteraan untuk umat manusia. [28 C]

       
        Terima kasih atas kunjungan anda
        Judul: Dongeng Fabel: Cerita Si Kancil Kena Batunya !
        Dipublikasikan Oleh Unknown
        Dengan halaman: Dongeng Fabel: Cerita Si Kancil Kena Batunya ! ini.        
       

Ketik yang ingin dicari


Program pendidikan

DUKUNGAN AKTIF



Multiple Connections IM

jadilah pendukung kuat diantara saudara/ seperjuangan. Gunakan sekuat sekemampuanmu .. (Berikan konstribusi aktif)

Teman untuk duplikasi

Dengan bahan latihan program dan software pendukung yang ada. Sudah sepatutnya tugas generasi muda untuk merubah pola berpikir yang konsumtif menjadi produktif,

Blognya anak Teknik Informatika,
yang kebetulan bidang minatnya dibagian Sistem Informasi dan Multimedia.

Mencoba berbagi dan menyediakan Bahan Latihan, Contoh Kasus dan
Rancangan Program

Lanjutkanlah perjuanganmu demi risalah agamamu. Semoga kita semua mendapat berkat dari tuhan kita, Allah yang Maha Suci dan Maha Agung.

Lanjutkanlah perjuangan ini hingga dunia benar-benar terberkati/makmur.”

POSTINGAN YANG POPULER

Flag Counter

Gunakan ilmu IT sbg pendukung yg punya manfaat untuk diri sendiri terutamanya dan untuk orang yang ada disekitar..

Jika Anda menentukan TARGET WAKTU, maka rencana konsentrasi Anda akan lebih kuat dan godaan untuk menyia-nyiakan waktu akan melemah

=========================

FOCUS 1.1
GO TO REAL ..a

=========================